Rabu, 07 Oktober 2015

Kuliner & Oleh-oleh Khas Lombok

HUNTING KULINER & OLEH-OLEH KHAS LOMBOK


Bulan Agustus ini kesampaian juga saya ke Pulau Lombok, sebuah pulau cantik yang sedang gencar-gencarnya dipromosiin di negeri sendiri sampai ke negara tetangga. Yang diincar dalam daftar "Must Visit" selama di Lombok tentu saja tidak ketinggalan, makanan khas'nya. Setelah baca-baca kanan kiri di internet serta diantar sama driver kami Pak Wayan, akhirnya ini dia makanan yang sempat saya coba, tidak ketinggalan pula oleh-oleh khas Lombok yang patut dilirik.  Ayukk mulai ajaa..

1. AYAM TALIWANG
Makanan ini ada dalam daftar nomor 1 yang 'Must Try' yaa. Ayam Taliwang ini berukuran kecil bila dibanding dengan ukuran ayam di Jawa. Kalau di tempat asli saya, ayam kampung itu tetep ukurannya besar, gga kecil mini. Saya diberitahu oleh driver kami &  mba yang menawarkan menu kalau ayam ini dimakan 1 orang aja bisa. Karena ayam di Lombok usianya 3-4 bulan sudah dipotong, maka tidak heran kalau ukurannya kecil, dagingnya empuk, rasanya manis.

Ayam Bakar Taliwang

Saya pesan Ayam Taliwang dimasak Bakar. Rasa bumbu nya meresap di daging ayam. Sebenarnya rasa ayam bakar ini tidak jauh beda dengan bumbu ayam bakar di Jawa. Perbedaannya mendasar terletak pada  ukuran ayam yang kecil tadi. Satu ekor ayam taliwang ukurannya mirip dengan satu ekor burung dara. Muat dalam satu piring nasi.
Saya mencoba di Rumah Makan Taliwang Harmoni, Jl. Ade Irma Suryani No. 10 Cakranegara, Lombok. Harga Rp 45rb/ekor.

2. PELECING KANGKUNG
Saya mencoba makanan Pelecing Kangkung di ruko dekat hotel tempat kami menginap di Senggigi.  Rumah makan kecil yang menempati sebuah ruko ini  (letaknya berjejeran dengan tempat refleksi & spa) menjual makanan Lamongan seperti bebek, ayam, lele, tempe, pelecing kangkung dll.

Pelecing Kangkung
Pelecing kangkung terdiri dari kangkung (ada yang menambahkan kol & taoge) yang direbus (terkadang dicampur jeruk nipis sehingga ada sedikit rasa asam kecut) dan diatasnya disiram sambal tomat yang sangat pedas. Level kepedasan bisa request sama mas'nya yang nguleg. hehehe..
Bila ada bukan pecinta pedas, coba dikit dulu deh, karena rasa asam kecut dicampur sambal pedas tentu bisa bikin mules perut yang tidak terbiasa. Walaupun rasanya cukup enak di lidah saya hehehe.. bagi yang suka pedas? serbuuu sajaaa wkwkwk..

3. BEBERUK
Beberuk adalah makanan lalapan khas Lombok yang terdiri dari terong & kacang panjang dipotong-potong & disiram sambal tomat. Rata-rata sambal di Lombok sangat pedas. Bagi yang kurang suka pedas, bisa order dulu sebelum nya supaya diberi sambal yang gga bikin melet-melet kepedasan seperti saya wkwkwk..

Beberuk
Pertama melihat beberuk ini saya sempat mengira rujak cacah, tapi setelah cicipi rasanya beda banget sama rujak. Harga beberuk di rumah  makan Taliwang Harmoni Rp. 7.500 /porsi.

4. TELUR ASIN
Saya beli telur asin di toko oleh-oleh khas Lombok, Lestari Oleh-Oleh. Disini dijual segala macam produk makanan khas Lombok dari kacang mete, madu, makanan kering, snack, dodol rumput laut dll sampai telur asin ini. Telur asin Lombok dibumbui bumbu-bumbu khas Lombok sehingga rasanya tidak hanya asin saja tapi dalam putih telurnya ada rasa bumbu yang menurut saya cukup enak. Tersedia telur bebek yang sudah matang & ada pula yang masih mentah. Harga (agustus'15) Rp 50.000,-/kotak isi 10 butir telur. Ada kemasan isi 20 butir juga. Lupa foto sebelum dimakan habis hehehe... bagi pecinta telur asin, wajib coba deh telur asin khas Lombok ;)

5. MADU LOMBOK & SUMBAWA
Madu yang dijual di toko oleh-oleh khas Lombok  ada beberapa macam. Kebanyakan berasal dari Sumbawa, karena lokasinya yang masih dekat dengan Lombok. Dari madu putih, madu randu, madu kelengkeng, & yang paling mahal harganya (Rp 175rb/botol) sewaktu saya kesini adalah madu asli hutan Lombok, madu Kelanceng. Madu ini dihasilkan oleh lebah hutan asli Lombok. Sewaktu saya disana ditunjukkan sarang lebah & lebah hutan ini, ukuran lebahnya kecil sekali, lebih kecil dari lalat ukuran yang paling kecil yang saya jumpai. Seperti nyamuk lebih besar sedikit. Saya tidak menyangka kalau lebah itu adalah lebah hehehe..
Kita akan diberi sample masing2 madu tsb, & rasa madu kelanceng agak asam, tidak manis seperti madu pada umumnya.  Yang madu putih karena kosong saya belum coba testernya, tapi saya berkesempatan mencobanya sewaktu makan ayam taliwang di RM Taliwang seperti cerita diatas. Rasanya manis & enak :)
Selain menjual madu, toko oleh-oleh biasanya menjual dodol rumput laut, telur asin, kacang madu/ mede dan masih banyak lagi makanan khas Lombok.

6. Kain Tenun di Desa Sukarara & Gerabah di Desa Banyumulek
Kain tenun asli dari Desa Sukarara & gerabah khas desa Banyumulek cerita lengkapnya bisa dibaca di blog saya sebelum nya disini.
Nah waktu di desa Sukarara terus terang saya agak kebingungan memilih motif & kehalusan kain tenun. Karena rata2 kainnya agak kaku, dengan motif cerah & beberapa dengan benang emas, sehingga warnanya cukup menyala. Karena saya penggemar warna soft, jadi agak bingung memilihnya. Akhirnya saya menemukan motif & warna & kelembutan kain yang sesuai dengan selera saya. Oya, harga kain disini bisa ditawar ya.... :)

Kain tenun di Desa Sukarara
 
Kendi terbalik di desa Banyumulek

Yang cukup menarik di desa Banyumulek, kita akan menemukan kendi terbalik, apa maksudnya? bentuknya seperti kendi pada umumnya hanya saja mengisi airnya dimasukkan dari bawah kendi bukan dari atas seperti umumnya mengisi air di kendi. Ketika diletakkan kembali, air tadi tidak akan tumpah kebawah. Untuk meminum air dari kendi ini kita menuangkannya seperti biasa dari atas. Ajaib bukan ? hehehehe... ada teknik nya tentu saja :)
 
7. MUTIARA AIR LAUT & TAWAR
Tidak lengkap rasanya kalau ke Lombok tapi tidak membeli mutiara (bagi cewek seperti saya hehehe..) Setuju kannn ladiesss??
Nah sebenarnya kalau cari info di internet, penjual mutiara paling banyak di Lombok adalah kampung Sekarbela. Tapi entah mengapa hampir semua pengemudi bila diajak kesana selalu memberi alasan macam2.  Nah, saya sempat mampir di 2 toko penjual mutiara dalam perjalanan menuju Senggigi. Kedua toko ini menawarkan suasana tawar menawar yang berbeda, walaupun dari luar tampak hampir sama. Dari yang saya pelajari selama disana, mutiara air laut yang bulatnya sempurna, harganya tidak ada yang murah.

Contoh mutiara air tawar
Nah bagi yang ingin membeli mutiara dengan harga yang lebih terjangkau, boleh melirik mutiara air tawar. Memang bentuk & warna tidak seindah mutiara laut, tapi harganya tidak bikin kantong bolong hehehe... bisa beli butiran / dalam bentuk perhiasan gelang, anting, kalung, bros, dll. Bisa digabung dengan silver, emas, rodhium atau yang lain. Oya, saya diberitahu bila banyak pula yang memalsukan keaslian mutiara.
Dari cerita yang beredar, mutiara palsu terbuat dari cangkang mutiara (bagian dalam) dicampur kaca. Untuk menghindarinya disarankan membeli mutiara di toko mutiara yang terpercaya. Tapi dari pengalaman saya kemarin, toko mutiara hanya memberi sertifikat keaslian khusus mutiara air laut. Hmmm..... Tapi belum tentu juga semua toko begitu ya, jangan digeneralisasikan :)
Ok, selamat hunting Ladiesss ! :)

Nah sekian dulu cerita saya tentang oleh-oleh, akan saya perbarui terus bila dapat tambahan info. Yang mau menambahkan bisa beri komentar di bawah cerita ini ya. Tapi yang membangun loh.... ^_^

Salam Jalan2! :)



***

Baca juga cerita jalan-jalan di Lombok yang lain :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar